Sabtu, 04 Januari 2014

Di Awal Semester


NOTE

Ini adalah catatanku pada semester-semester awal ketika belajar di jurusan Sejarah di salah satu Universitas di Yogyakarta. Ketika membaca lagi, aku sempat tersenyum-senyum (Oh, jadi begini ya tulisan mahasiswa ingusan, datar bin standar hehe). Tapi seperti yang dikatakan Karl Mannheim, apapun yang kamu tulis adalah karya penciptaan, dimana isi di dalamnya menggambarkan obyek yang nyata di luar sana. Begitu juga kata Hegel, bahwa kita dalam hidup akan terus berdialektika, begitu pun pemikiran. Jadi selamat menikmati tulisan pendek ini!


“Lihatlah masa lalu untuk kebaikan masa kini dan masa mendatang, maka pedulilah dan belajarlah sejarah”
  

Ini adalah tulisan saya atas keprihatinan yang saya rasakan, keprihatinan akan masyarakat indonesia yang jurang begitu mengapresiasi sejarah. Masyarakat tak mengenal sejarah mereka secara pasti, sejarah saat ini hanya banyak dinikmati oleh para kalangan akademisi saja, ataupun para siswa yang duduk di bangku sekolah itu. Saya juga tak yakin jika para pelajar yang duduk di bangku publik itu pun memahami dan mengapresiasi sejarah dengan benar, karena sejarah diajarkan tak semestinya disekolah-sekolah itu. Masyarakat mengenal sejarah mereka hanyalah sejarah yang ditinggalkan oleh masa Orde Baru yang telah banyak membelokan sejarah kita dan membuat sejarah kita menjadi berseragam. Politik dan perjuangan kemerdekaan, militer dan kronik kepahlawanan, itu yang dikenalkan kepada masyarakat umumnya.

Sejarah memerlukan masyarakat, dan masyarakat pun sebaliknya memerlukan sejarah. Sejarah memerlukan masyarakat karena sejarah itu tak akan terbentuk jika masyarakat tak ada, siapa yang akan menciptakan narasi sejarah? Siapa yang menjadi pelaku sejarah? Siapa saksinya? Maka sejarah sangat memerlukkan masyarakat. Dan sebaliknya masyarakat juga sangat memerlukan sejarah. Sejarah akan menceritakan semua hal yang ada di masa lalu, kejadian-kejadian baik atau buruk, struktur masyarakat, perekonomian masyarakat, pola hidup, semua hal yang berkaitan dengan kelompok masyarakat satu dan yang lainya, atau pola hubungan masyarakat dengan alam sekitarnya semua diceritakan, entah itu sisi buruk atau baik, semua ternarasikan dalam tulisan-tulisan sejarah itu.

Masyarakat perlu mempelajarinya untuk mengambil sebuah keputusan terbaik untuk masa kini ataupun masa depan. Karena dengan melihat kesalahan di masa lalu maka kesalahan itu kemungkinan tak akan diulangi kembali di masa ini dan masa mendatang. Mungkin hanya orang-orang tertentu saja yang akan mengulangi kesalahan itu dengan membawa kepentingan tertentu. Kebaikan atau keberhasilan  dimasa lalu tentunya akan lebih disempurnakan lagi di masa saat ini.

Belajar sejarah penting untuk kita, karena masa lalu tentunya akan menjadi sebuah pelajaran berharga untuk dijadikan untuk masa sekarang dan masa depan.